Your Ad Here

(Ikuti) Gaya Gue ...

Rabu, 03 Juni 2009

Banner solidaritas

Bebaskan ibu Prita
(http://ibuprita.suatuhari.com/)

Ibu dari dua balita itu dipenjara sejak Rabu 13 Mei lalu, terpisah dari si bungsu berusia setahun tiga bulan yang masih memerlukan ASI dan si sulung yang baru tiga tahun. Dia menjadi tersangka pencemaran nama baik. Hanya karena e-mail berisi keluhan tentang pelayanan rumah sakit.



ibu mulyasari dan anaknyaDalam batas kemampuannya, seorang ibu menyuarakan keluhannya dengan berbagi pengalaman melalui sarana yang dia pahami dan kuasai. Dia kirimkan e-mail kepada beberapa temannya. Sebuah bentuk komunikasi yang lazim di antara warga masyarakat modern. Kemudian e-mail itu menyebar.

Persoalan tak akan meluas jika pihak yang disebut dalam keluhan itu menyelesaikan persoalan secara bijak, dengan pendekatan yang manusiawi, kemudian mengumumkan bahwa persoalan telah diselesaikan bersama.

Akan tetapi yang terjadi adalah kriminalisasi. Ibu dari dua anak balita itu, namanya Prita Mulyasari, oleh pihak yang dia keluhkan, yakni Rumah Sakit Omni International, Alam Sutera, Tangerang, dihadapi melalui gugatan perdata dan sekaligus pidana. Selama proses persidangan, ibu itu dikurung dalam bui di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Tangerang, terpisah dari keluarganya, dari anak-anaknya.

Seorang ibu, yang juga konsumen, dihadapi sebuah korporat dengan segala kelebihan yang dimilikinya melalui pendekatan kekuasaan. Padahal dalam praktik bisnis yang sehat lagi santun, keluhan seperti itu seyogyanya diselesaikan melalui komunikasi. Ada penjelasan, ada proses saling mendengar, ada upaya untuk mendudukkan persoalan melalui pengertian bersama.

Cerita selengkapnya silakan Anda lihat dalam tautan. Persoalan kita sekarang ini adalah menghadapi kesewenang-wenangan sehingga secara bersama kita harus memperjuangkan kebebasan berpendapat.

Kita ketuk nurani para penegak hukum. Kita ingatkan bahwa rasa keadilan melekat pada semua hamba hukum yang bernurani. Lebih baik membebaskan orang yang (belum tentu) bersalah daripada menghukum orang yang tak bersalah.

Kita ingatkan RS Omni International, bahwa upaya penyelesaian seperti ini akan lebih layak jika ditempuh sebagai upaya terakhir setelah serangkaian komunikasi yang penuh pendekatan kemanusiaan telah buntu. Namun yang terjadi, seperti kita tahu, adalah gelar kuasa dalam posisi yang tak imbang.

Kita tularkan dukungan dan perjuangan ini kepada seluruh pengguna internet melalui pemasangan banner dan penyiaran pesan.

Hari ini Ibu Prita. Jika dibiarkan, esok adalah Anda. Padahal sebagai konsumen untuk produk dan layanan apa pun, Anda berhak bersuara

Untuk pilihan banner lebih lengkap silahkan klik disini




Kepeduilian terhadap Pengakuan 7 keajaiban dunia

Sebagaimana telah kita ketahui bersama bahwa Borobudur bukan lagi menajadi bagian dari 7 keajaiban dunia; maka sebagai bentuk kepedulain kita terhadap hal tersebut kita perlu meng-kampanyekan kembali agar Borobudur masuk kembali kedalam daftar 7 keajaiban dunia.
Mengenai caranya sebetulnya banyak yang bisa kita lakukan, salah satu diantaranya adalah seperti memasang banner sahabat saya yang mengkampanyekan tentang seluk-beluk Borobudur baik itu tentang letak, riwayat maupun kondisi perkembangan Borobudur dari waktu ke waktu.
Anda tertarik juga dengan cara yang sederhana ini ? Silahkan pasang banner berikut ini ...






Komentar :

ada 0 komentar ke “Banner solidaritas”

Posting Komentar

Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x
 
This Blog is proudly powered by Blogger.com | Template by Angga Leo Putra